Asuransi Syariah di Indonesia – Asuransi syariah dapat menjadi alternatif bagi Anda yang belum yakin atau masih ragu dengan asuransi berbasis konvensional atau non syariah. Perbedaan yang mendasar dari kedua jenis asuransi ini adalah dari segi konsepnya. Asuransi syariah memiliki konsep berbagi risiko yang tidak dimiliki oleh asuransi konvensional. Arti dari berbagi risiko itu sendiri adalah jika Anda merupakan pemegang polis dari asuransi syariah, maka Anda berkontribusi dalam membantu pemegang polis lainnya yang terdaftar seandainya ia terkena musibah. Sehingga, bisa dikatakan perusahaan asuransi syariah hanya bertindak dalam koridor operasional, bukan sebagai penanggung.

 

Manfaat utama dari asuransi syariah

Terdapat beberapa manfaat utama dari asuransi syariah. Beberapa manfaat tersebut, antara lain:

1. Memiliki prinsip tolong menolong

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, asuransi berbasis syariah memiliki salah satu manfaat yang disebut dengan risk sharing, atau berbagi resiko yang mana partisipan membayarkan uang kontribusi serta dana tersebut dikelola oleh perusahaan untuk disalurkan kepada peserta yang mengalami musibah ataupun memerlukan uang.

2. Bebas dari riba

Apakah asuransi syariah terdapat premi? Tidak. Akad yang ditunaikan pada asuransi berbasis syariah bukanlah menukarkan premi bersama duit klaim, tetapi bergotong royong antar sesama peserta. Jika satu peserta mengalami musibah, maka iuran berasal dari peserta lain bakal dikumpulkan untuk menolong.

3. Dana peserta tidak hangus

Pada asuransi berbasis syariah, premi yang disetorkan tidak bakal hangus dan akan dikembalikan seandainya tidak terdapat klaim selama masa pertanggungan. Hal ini menambah poin dari prinsip risk sharing, yakni risiko pada peserta asuransi bakal ditanggung bersama-sama.

4. Bebas dari iuran dasar

Dalam asuransi berbasis syariah, peserta bakal mendapatkan kebebasan iuran dasar apabila peserta mengalami cacat total akibat sakit atau kecelakaan. Hal ini mampu didapatkan dengan cuma-cuma jika dirasa sesuai dengan kesepakatan.

5. Asuransi syariah lebih transparan

Pengelolaan dana di asuransi berbasis syariah lebih transparan dibandingkan dengan asuransi konvensional dan juga sudah ditentukan sejak awal. Jadi nasabah dapat mengetahui kira-kira ke mana saja dana iuran dialokasikan, misalnya untuk cadangan klaim, atau investasi.

6. Proteksi pada peserta tidak berubah meski terdapat telat bayar

Nasabah akan selalu mendapatkan fungsi asuransi yang semestinya walaupun telat membayar iuran asuransi. Hal ini berlainan bersama asuransi konvensional yang tidak memperbolehkan nasabah terlambat membayar premi.

7. Pengelolaan berlandaskan syariat Islam

Pengumpulan dan pengelolaan dana yang terdapat pada asuransi berbasis syariah dilaksanakan berdasarkan syariat Islam. Tidak ada dana yang diinvestasikan ke perusahaan yang tidak cocok dengan prinsip Islam.

8. Keuntungan dibagi secara adil

Keuntungan berasal dari dana investasi yang dilaksanakan oleh perusahaan asuransi syariah kelak akan dibagi secara adil kepada nasabah sesuai dengan perjanjian awal.

9. Wakaf

Wakaf di dalam asuransi syariah adalah penyerahan harta yang bertahan lama kepada penerima fungsi sebagai wujud kebajikan, agar produk asuransi dapat memungkinkan pesertanya untuk turut berpartisipasi di dalam kebaikan.

 

Itu tadi beberapa keunggulan asuransi syariah yang perlu Anda ketahui. Untuk informasi lebih lanjut mengenasi asuransi syariah, Anda dapat kunjungi website Generali.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.